Sabtu, 21 Mei 2011

14 orang ter kaya di indonesia

Tahun ini, dua bersaudara pewaris perusahaan
Djarum masih menjadi orang terkaya di
Indonesia. Berdasarkan 2011 Billionaires List yang
dikeluarkan Forbes, Rabu (9/3/2011) waktu
setempat, posisi ke-1 dan ke-2 orang terkaya di
Indonesia ditempati Budi Hartono dan Michael
Hartono. Mereka sama-sama memiliki harta
senilai 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 45 triliun
(kurs Rp 9.000 per dollar AS). Keduanya berada
di posisi ke-208 dari 1.210 orang terkaya sejagat.
Dibanding dari kepulan asap rokok Djarum,
pundi-pundi kekayaan mereka sebagian besar
berasal dari Bank Central Asia. Selain itu, mereka
juga menguasai perkebunan sawit seluas 65.000
hektar di Kalimantan Barat sejak tahun 2008.
Keduanya juga memiliki properti Grand
Indonesia. Djarum yang sudah dilarang di
Amerika Serikat sejak 2009 bersama sejumlah
rokok kretek lainnya meluncurkan Dos
Hermanos, sebuah cerutu premium hasil racikan
tembakau Indonesia dan Brasil.
Di posisi ketiga orang terkaya di Indonesia atau
urutan ke-304 dunia ada Low Tuck Kwong
dengan kekayaaan senilai 3,6 miliar dollar AS.
Mesin uang pria berusia 62 tahun ini berasal dari
Bayan Resources. Saham perusahaan tambang
ini sudah meningkat tiga kali lipat dibanding saat
IPO tahun 2008. Belum lama ini Bayan
mengeluarkan 270 juta dollar AS untuk
mengakuisisi tambang Australia. Pria kelahiran
Singapura ini pindah ke Indonesia tahun 1972. Ia
juga memiliki saham di Manhattan Resources dan
Singapore HealthPartners.
Tempat keempat (ke-420 dunia) diduduki Martua
Sitorus dengan kekayaan 2,7 miliar dollar AS. Pria
yang bertempat tinggal di Singapura ini memiliki
Wilmar International, perusahaan penghasil
minyak sawit nomor satu dunia.
Berikut urutan lengkap WNI yang masuk ke
dalam daftar orang terkaya 2011 versi Forbes:
5. (488) Peter Sondakh (Grup Rajawali), kekayaan
2,4 miliar dollar AS.
6. (564) Sri Prakash Lohia (Indorama), kekayaan
2,1 miliar dollar AS.
7. (595) Kiki Barki (Harum Energy), kekayaan 2
miliar dollar AS.
8. (651) Sukanto Tanoto (Raja Garuda Emas),
kekayaan 1,9 dollar AS.
9. (782) Edwin Soeryadjaya (Saratoga), kekayaan
1,6 miliar dollar AS.
10. (833) Garibaldi Thohir (Adaro Energy),
kekayaan 1,5 miliar dollar AS.
11. (938) Theodore Rachmat (Adaro Energy),
kekayaan 1,3 miliar dollar AS.
12. (1057) Chairul Tanjung (Para Group), kekayaan
1,1 miliar dollar AS.
13. (1057) Murdaya Poo (Metropolitan Kentjana),
kekayaan 1,1 miliar dollar AS.
14. (1140) Benny Subianto (Adaro Energy),
kekayaan 1 miliar dollar AS

0 komentar:

Posting Komentar