Minggu, 22 Mei 2011

Orang Populer Lebih Dulu Kena Flu

Di kalangan remaja, menjadi orang yang populer
merupakan suatu pencapaian hebat. Tapi tahukah
Anda, orang yang lebih populer cenderung
menderita flu lebih dulu ketimbang lainnya.
Hal ini berdasarkan studi yang telah dipublikasikan
dalam jurnal PLoS ONE. Dengan hasil studi ini,
peneliti menemukan bahwa orang-orang yang
populer dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial,
dua minggu lebih awal terjangkit flu.
Peneliti juga mengatakan bahwa hal ini bisa
menjadi peringatan dini untuk epidemi wabah flu
dan penyakit infeksi lainnya.
Tim peneliti mendasarkan studi pada ‘friendship
paradox’, yang mana orang yang lebih aktif,
populer dan menjadi pusat perhatian dalam
pergaulan akan lebih mudah tertular dan
terserang penyakit infeksi.
Hal ini sangat beralasan, karena orang populer
akan lebih mudah bergaul dengan banyak dan
beragam orang, yang bisa jadi sedang menderita
penyakit infeksi yang mudah menular.
“Seseorang yang menjadi pusat perhatian akan
lebih dulu tertular penyakit flu,” ujar Nicholas
Christakis, MD, seorang profesor sosiologi
kedokteran di Harvard Medical School, Boston,
seperti dilansir dari Health.com, Kamis
(16/9/2010).
Dalam studi tersebut Dr Christakis dan rekannya
James Fowler, PhD, seorang profesor genetika
medis di University of California, memilih 319
mahasiswa Harvard secara acak dan ditanyai
tentang nama-nama temannya.
Sekitar sepertiga dari partisipan melaporkan
menderita flu di musim gugur dan dingin pada
tahun 2009. Dan partisipan yang lebih populer
ternyata didiagnosis 14 hari lebih awal ketimbang
teman-teman lainnya.
“Ini merupakan temuan yang menjanjikan dan
menarik,” tutur Philip Polgreen, MD, asisten
profesor kedokteran dan epidemiologi di
University of Iowa Iowa City.
Menurutnya, studi ini akan memberikan cara
yang sederhana untuk melacak dan memerangi
epidemi, terutama dalam komunitas dengan
pengaturan otonom seperti kampus dan
pangkalan militer

0 komentar:

Posting Komentar