Sabtu, 21 Mei 2011

Dawkins Menolak Debat Melawan Para Pendukung Penciptaan, Karena Dia Tidak Memiliki Bantahan!

Richard Dawkins telah menanggapi
permintaan kami untuk debat langsung:
“SAYA TELAH BERSUMPAH UNTUK TIDAK
BERDEBAT,” katanya. Apa arti ini
sesunguhnya adalah, “Saya telah dikalahkan
dalam masalah Darwinisme. Saya tidak
memiliki niat berdebat dengan siapa pun
dan dipermalukan."
Tapi sama sekali tidak jelas dengan apa ia
bersumpah. Ia jelas tidak bersumpah
dengan nama Allah, sebab ia berkata ia
tidak mempercayai-Nya. Tidak diragukan ia
akan kalah dalam debat apa pun. Juga jelas
bahwa ia akan terus menyesatkan orang-
orang yang tidak memiliki pengetahuan
tentang Darwinisme. Namun cepat atau
lambat, orang-orang ini akan menyadari
bahwa Darwinisme adalah kebohongan
ketika mereka mengunjungi situs Harun
Yahya dan akhirnya menyaksikan
kebenaran. Dan mereka akan terus
melakukan hal demikian di masa
mendatang, dengan izin Allah.
Selama 150 tahun terakhir para pendukung
Darwin telah benar-benar ketakutan akan
satu hal: terungkapnya kebohongan-
kebohongan mereka! Mereka berupaya
dengan mengerahkan segenap cara yang
mereka punya untuk mencegah
tersingkapnya hakikat penipuan teori
evolusi, yang mati-matian mereka
pertahankan agar tetap hidup sebagai
ideologi tak tergoyahkan, sebuah agama,
sejak masa Darwin. Demi mempertahankan
kebohongan ini mereka menempuh jalan
pemalsuan, memajang fosil-fosil palsu di
museum-museum, bergegas
menyembunyikan seluruh fosil-fosil yang
tergali (karena fosil-fosil ini menentang
teori evolusi), dan melakukan penghasutan
untuk menjawab seluruh bahasan-bahasan
yang banyak itu, yang tidak dapat dijelaskan
teori evolusi. Untuk mempertahankan
kebohongan ini, mereka telah memberi
semacam kekebalan terhadap teori evolusi.
Sedemikian hingga evolusi telah menjadi
sesuatu yang tidak boleh dipertanyakan dan
ditolak di sekolah, universitas, tempat
kerja, lembaga-lembaga mana pun, dan
bahkan di tingkat lembaga tertinggi negara.
Meskipun hanya sebuah teori, evolusi telah
dijadikan hukum yang harus diketahui dan
dianut semua generasi muda dan yang
harus dilindungi melalui undang-undang
resmi dan dimasukkan ke dalam kurikulum
resmi.
Tetapi apa yang paling ditakuti para
Darwinis kini telah menjadi kenyataan, dan
kebohongan mereka telah tersingkap.
Pemalsuan-pemalsuan Darwinis tiba-tiba
terungkap melalui kegiatan-kegiatan Harun
Yahya, dan khususnya melalui karyanya
Atlas Penciptaan. Orang-orang telah
menyadari bahwa kaum Darwinis telah
berupaya menyembunyikan lebih dari 100
juta fosil, dan semua fosil ini adalah contoh-
contoh makhluk hidup berbentuk lengkap
sempurna dan tanpa cacat, berusia ratusan
juta tahun, yang kebanyakan masih ada
sekarang. Dihilangkannya mantra Darwinis
memiliki dampak menggemparkan di
seluruh penjuru dunia.
Dalam keaadaan inilah Richard Dawkins,
salah seorang pendukung tergigih teori
evolusi dan dijuluki “Anjingnya Darwin,”
diundang ikut serta dalam debat terbuka. Ia
ditanya apakah ia mampu atau tidak
membantah bukti yang meruntuhkan
Darwinisme dan bagaimana ia akan
mempertahankan teori itu di hadapan bukti-
bukti Penciptaan.
Namun Dawkins menolak ikut serta dalam
debat apa pun! Kami menerima sebuah
tanggapan dari Dawkins yang menjawab
permintaan kami untuk berdebat langsung:
“SAYA TELAH BERSUMPAH UNTUK TIDAK
BERDEBAT.” Apa arti ini sesungguhnya
adalah, “Saya telah terkalahkan dalam
bahasan Darwinisme. Saya tidak punya niat
mendebat siapa pun dan terendahkan.”
Sudah pasti Richard Dawkins tidak dapat
turut serta dalam debat apa pun semacam
itu, sebab ia akan tidak mampu menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang dikemukakan
terhadapnya:
Ia tidak akan mampu menjelaskan lebih dari
100 juta fosil yang telah tergali dari bumi,
yang menunjukkan keberadaan bentuk-
bentuk kehidupan yang sempurna dan tanpa
cela. Ia takkan dapat menjelaskan
bagaimana MAKHLUK-MAKHLUK HIDUP ITU
TETAP TIDAK BERUBAH SELAMA RATUSAN
JUTA TAHUN dan mengapa MAKHLUK-
MAKHLUK HIDUP ITU TIDAK MEMILIKI
NENEK MOYANG APA PUN DENGAN CIRI-
CIRI BENTUK PERALIHAN.
Ia tidak akan mampu menjelaskan,
sebagaimana ia tak mampu di masa lalu,
mengapa TIDAK ADA SATU PUN BENTUK
PERALIHAN di antara semua jutaan fosil
yang telah tergali dari bumi.
Dengan bersandar pada teori evolusi, ia
tidak akan mampu, menjelaskan tengkorak-
tengkorak fosil, berusia jutaan tahun, yang
sama persis dengan harimau, kuda, gajah,
kura-kura, serigala, burung, kelinci, rubah,
zebra, rusa dan makhluk-makhluk hidup
masa kini. Ia akan tidak mampu
menjelaskan bagaimana bentuk-bentuk
kehidupan muncul JUTAAN TAHUN LALU
DENGAN PENAMPAKAN YANG SAMA
DENGAN YANG MEREKA MILIKI SEKARANG
dan BAGAIMANA MEREKA TIDAK
MENGALAMI PERUBAHAN SELAMA JUTAAN
TAHUN.
Ia akan harus mengakui bahwa silsilah
evolusi kuda, Manusia Piltdown, Manusia
Nebraska, gambar-gambar Haeckel, fosil-
fosil dinosaurus dengan bulu yang
direkatkan padanya, serta ngengat berbintik
yang dipaku pada pokok pohon SEMUANYA
ADALAH PEMALSUAN.
Ia akan harus mengakui bahwa fosil-fosil,
yang berjumlah tak lebih dari segelintir,
yang diperlihatkan para Darwinis sebagai
bentuk-bentuk peralihan seluruhnya telah
terbantahkan secara ilmiah, BAHWA FOSIL
BURUNG BERKEMAMPUAN TERBANG
DENGAN BENTUK SEMPURNA YANG
SEZAMAN DENGAN ARCHAEOPTERYX, yang
digambarkan sebagai contoh peralihan dari
darat ke udara, TELAH DITEMUKAN, BAHWA
COELACANTH, yang mereka sebut sebagai
contoh peralihan dari air ke darat, KINI
MASIH HIDUP, dan BAHWA LUCY TELAH
TERCATAT DALAM SEJARAH SEBAGAI KERA.
Ia akan tidak memiliki jawaban atas
pertanyaan MENGAPA MEREKA
MENYEMBUNYIKAN fosil-fosil Zaman
Kambrium, fosil-fosil hidup yang tergali
setelahnya, dan akhirnya 100 juta fosil yang
ada saat ini.
Ia akan tidak memiliki tanggapan apa pun
mengenai sebuah protein yang memiliki
fungsi, batu bata pembentuk makhluk hidup,
muncul secara kebetulan dengan angka
kemungkinan 1 per 10 pangkat 950, dan
dalam istilah matematika ini berarti peluang
nol. Ia akan tidak mampu menjelaskan
bagaimana kehidupan dapat terbentuk
sebagai hasil kebetulan-kebetulan padahal
tak satu pun sel tunggal dapat dibuat dalam
kondisi laboratorium.
IA AKAN TIDAK MAMPU MENJELASKAN
SIAPAKAH SEBENARNYA YANG MELIHAT
GAMBAR DI DALAM OTAK meskipun tidak
ada cahaya di luar ataupun di dalam otak itu.
TIDAK PULA IA AKAN MAMPU
MENJELASKAN SIAPAKAH YANG
MENDENGAR suara, pidato dan musik di
dalam otak yang kedap suara. DAN IA
AKAN TIDAK MEMILIKI JAWABAN ATAS
PERTANYAAN SIAPAKAH YANG
MERASAKAN KENIKMATAN, MENAFSIRKAN
DAN BEREAKSI TERHADAP GAMBAR, MUSIK,
PENGINDRAAN RABA DAN WEWANGIAN DI
OTAK.
Semua kenyataan ini menjadikan benar-
benar jelas mengapa Richard Dawkins
enggan ikut serta dalam debat apa pun.
Pernyataan-pernyataan Richard Dawkins
tentang bahasan-bahasan tersebut telah
ambruk dan tidak pernah mampu
dijawabnya. Daripada mempermalukan diri
sendiri mengenai bahasan tersebut, ia
berpikir telah menemukan jalan keluar
dengan mengatakan “Saya telah bersumpah
untuk tidak berdebat.”
Dalam kenyataan seperti ini, pihak yang
memilih jalan akhir melontarkan ungkapan
hasutan karena menyebarkan kebohongan,
menggunakan cara hasutan lagi dengan
menyatakan bahwa pihak lawannya hanya
ingin mempertontonkan diri di depan umum.
Kebiasaan ini masih dianut hingga kini, dan
Dawkins bersikukuh bahwa para pendukung
Penciptaan mengajak debat karena alasan
pamer. Tapi yang ia lupakan adalah:
pemberitahuan luas kepada khalayak umum
dan penyampaian yang dikehendaki
tersebut TELAH TERJADI MELALUI BUKU
ATLAS PENCIPTAAN. Dunia telah dikenalkan
dengan 100 JUTA FOSIL. TELAH
DITUNJUKKAN BAHWA INI ADALAH BUKTI-
BUKTI PENCIPTAAN. Oleh karena itu
menggelikan untuk bersikukuh bahwa debat
kecil apa pun hanya akan melayani
kepentingan publisitas. Debat tersebut
penting dalam rangka menunjukkan kepada
seluruh dunia, dalam perkataan Dawkins
sendiri, bahwa ia keliru. Dunia telah tahu
benar bahwa teori evolusi dan pernyataan-
pernyataan Dawkins telah runtuh dan sama
sekali tercabut.
Kebenaran menyedihkan bagi kaum
Darwinis adalah bahwa bukti nyata, dengan
kata lain fosil, tidak dapat diingkari. Apa
yang tak pernah mereka duga sebelumnya
adalah semua fosil membuktikan fakta
Penciptaan dan semua fosil ini, yang
disembunyikan dengan hati-hati dari
pandangan masyarakat, suatu hari
ditampakkan kepada dunia dan benar-benar
memiliki dampak mengejutkan. Mereka
telah sama sekali dibungkam oleh dampak
mengguncang buku Atlas Penciptaan.
Ungkapan hasutan kini sudah tidak berarti
karena bukti nyata telah ditampakkan terang
benderang. Itu pulalah alasan keterkejutan
Dawkins. Sudah pasti tampak mustahil
baginya untuk bersedia berdebat di hadapan
seluruh bukti ini, yang telah disaksikan oleh
seluruh dunia.

0 komentar:

Posting Komentar