Sabtu, 21 Mei 2011

THE BUSIER YOU ARE

Suatu hari, seorang ahli ‘Time
Management’ berbicara di depan sekelompok
mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg
tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para
siswanya.
Ketika dia berdiri di hadapan siswanya dia
berkata:"Baiklah, sekarang waktunya kuis."
Kemudian dia
mengeluarkan toples berukuran galon yg
bermulut cukup lebar dan meletakkannya diatas
meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin
batu
berukuran segenggam tangan dan meletakkan
dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam
toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke
ujung
atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk
kedalamnya, dia bertanya: "Apakah toples ini
sudah penuh?"
Semua siswanya serentak
menjawab, "Sudah!"
Kemudian dia berkata, "Benarkah?" Dia lalu meraih
dari bawah meja sekeranjang kerikil lalu dia
memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples
sambil sedikit mengguncang-guncangkannya,
sehingga kerikil itu mendapat tempat di antara
celah-celah
batu-batu itu.
Lalu
ia
bertanya kepada siswanya sekali lagi, "Apakah
toples ini sudah penuh?"
Kali ini para siswanya
hanya tertegun.
"Mungkin belum!" salah satu dari siswanya
menjawab.
"Bagus!"
jawabnya.
Kembali dia meraih ke bawah meja dan
mengeluarkan sekeranjang pasir.
Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples,
dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi
ruang-ruang kosong
di antara kerikil dan bebatuan.
Sekali lagi dia
bertanya, "Apakah toples ini sudah
penuh?"
"Belum!"
serentak para siswanya menjawab.
Sekali lagi dia berkata, "Bagus!" Lalu ia mengambil
sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam
toples,
sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung
atas.
Lalu si ahli Manajemen
Waktu ini memandang kepada para siswanya
dan bertanya: "Apakah
maksud dari ilustrasi ini?"
Seorang siswanya yg antusias langsung
menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya
jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih
dapat menyisipkan jadwal lain ke
dalamnya!"
"Bukan!" jawab si ahli, "Bukan itu
maksudnya. Sebenarnya
ilustrasi
ini mengajarkan kita
bahwa :
JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA
KALI KAMU MASUKKAN, MAKA
KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT
MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM
TOPLES
TERSEBUT.
"Apakah batu-batu besar
dalam hidupmu? Mungkin
anak-anakmu,
suami/istrimu,
orang - orang yg kamu
sayangi, persahabatanmu , kesehatanmu,
mimpi-mimpimu.
Hal-hal
yg kamu anggap paling berharga dalam
hidupmu. Ingatlah untuk selalu
meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai
yg pertama
atau kamu tidak akan
pernah punya waktu untuk
memperhatikannya. Jika kamu mendahulukan
hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka
kamu hanya memenuhi
hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu
tidak
akan punya waktu untuk
melakukan hal yang besar dan berharga dalam
hidupmu."

0 komentar:

Posting Komentar